Puisi Pak Habibie untuk Ibu Ainun (alm.)

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam
diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa
setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong
melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau
ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga
aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

selamat jalan sayang,

cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

selamat jalan,

calon bidadari surgaku ….

BJ.HABIBIE

About these ads

About Alisyah

Male.Batak.Jakarta.Programmer.
This entry was posted in Puisi and tagged , . Bookmark the permalink.

37 Responses to Puisi Pak Habibie untuk Ibu Ainun (alm.)

  1. iLLa says:

    keren bangetttt,,, jadi terharu bacanya T_T
    dapat dari mana bro?

  2. Angga Lingga says:

    Sangat-sangat menyentuh puisinya bang … :D

  3. Andy MSE says:

    aku menangis…. ihik…ihik…

  4. Neng Ucrit says:

    subhanallah..
    *speechless* jadi teringat quote seseorang`hanya istri solehah yang punya cinta sejati dari hidup sampai mati, bahkan sampai hidup lagi..`

  5. amahabas says:

    Semoga Pak Habibie dapat berkumpul kembali bersama sang bidadari hati, bersama Ibu Ainun, sang bidadari dunia dan akhirat untuk pak habibie..di kehidupan yang abadi..

  6. fajarembun says:

    terharu banget…:’( hiks…
    mengarjarkan padaku untuk bisa setia kepada bidadari,permaisuri hati….
    Subhanallah…

  7. orange float says:

    so sweet…. benar-benar cinta sejati hanya sang pencipta yang mampu memisahkan mereka. semoga kelak mereka bisa bertemu kembali di surga

  8. Ika says:

    Membacanya dgn mata berkaca-kaca, sungguh cinta sejati yang menginspirasi…

  9. alisyah says:

    *DISCLAIMER*

    Berita di detik: Puisi Cinta untuk Ainun di Dunia Maya Bukan Karya BJ Habibie – http://www.detiknews.com/read/2010/05/27/115819/1365025/10/puisi-cinta-untuk-ainun-di-dunia-maya-bukan-karya-bj-habibie

    Terlepas dari itu, tulisan di atas saya akui keren dan merepresentasikan cinta Pak Habibie untuk Ibu Ainun, seperti yang sampai saat ini masih hangat diberitakan media massa. Oh iya, saya nemunya dari kaskus – http://www.kaskus.us/search_result.php?q=puisi+pak+habibi&sa=

    • with says:

      wow jadi itu cuma karangan aja ternyata
      yah, puitisasi kenyataan itu pada umumnya memang too good to be true sih
      puisi di atas memang bagus sekali, seandainya saja memang benar pak habibie yang menulis…sayang sekali, walau sedikit, fakta ini cukup mengurangi kadar keharuan saya terhadap puisi tsb :)

  10. sischa auilia arlandha pasha says:

    hikhikhikhikhisssss……
    hikhikhikhikhikhikhikhikhikhikhikhikssssssssssss,,
    puisi yg menyejukan hattii, seorang yg sangt tluss mncinta psanganya,,,
    bnarr” cinta matti.,.,
    itu lah arti kestiann hidupp

  11. Putriy says:

    Puisi yang ditulis tulus dari hati memang berbeda dari puisi yang ditulis hanya lewat angan dan bayang semu,,,
    sederhana namun menyentuh…
    kata-kata yang biasa namun bermakna…
    aku pun seperti merasa kehilangan…
    T_T

  12. Andy MSE says:

    mbrambang, mimbik-mimbik, mbrebes mili, nangis kosehan trus gulung koming…

  13. nayla says:

    Terharu banget :) subhanallah

  14. kusnita says:

    ya Allah, berapa kalipun aku baca, sebanyak itu pula aku menangis …

  15. vv says:

    terharu saat bacanya..

  16. keren banget…salam kenal….

    di tunggu kunjungan baliknya

    terima kasih …

  17. herupra says:

    oke juga nih puisi

  18. Riska says:

    Subhanallah. .
    Puisinya keren bgt. .

    Ak minta ijin bwt post puisi ini d page ku y. .
    Bgus bgt puisinya. .

  19. anandia deutschen says:

    huuwwaaaa

    keren banget pusi nya .
    so sweet :)

    pak habibie the best dah .

  20. Dini says:

    romantis bgt puisinya…

    semoga Pak Habibie diberi ketabahan oleh Allah SWT. dan Ibu Ainun juga diberi ketenangan…
    Amin

  21. muhammad yusuf says:

    puisi,sungguh menyentuh hati bai ku,
    jika BJ HABIBI,ditinggalkan oleh istrinya,tapi aku ditinggal oleh ibu ku,puisi ini bisa buat bahan puisi,di kala aku mengingat ibu ku,

  22. Pingback: so ROMANTIC :”) « sonyamaretha

  23. icha says:

    Subhannallah..terharu sekali bacanya :’)

  24. agus setiawan says:

    Ini yg mendalam..dan membuat saya semakin mencintai istriku

  25. ssubhanallah…. romantis bgt pak habibie, beruntung ibu ainun mendapatkan suami seperti pak habibie

  26. Fidial Jamil says:

    Luar biasa…
    Sampai merinding sambil membacanya..
    Hanya istri sholeha yang bisa membuat suami tetap tegar dan bersabar..

  27. Naniek Wanito Nuswantoro says:

    Siapapun yang merangkai kata2 Puisi ini …. aku acungin jempol …. indah sekali ….. !!!!! . Kalau puisi ini dimaksudkan untuk di persembahkan kepada pak Habibie sebagai ekspresi cinta beliau ke ibu Ainun …. isi kalimat demi kalimat dari puisi ini sangat “pas” bangets …. congrat bagi penulisnya .

  28. Duwa mata says:

    Luar biasa.

  29. wwwwaaahhhh………….. betapa bahagianya punya pasangan hidup seperti bapak habibi… kesetiaan dan cintanya sampai mati…. akankah masih ada habibi lainnya…???? hmmmmhmhmhm”harapan”

  30. feby lailatul says:

    subahanallah andy dri q mempux laki” sprti pak habibi, tak pernh ku sisia kan hdp q untuq sellu megabdi pdx.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s