Tugas Akhir, 6 Minggu Lagi…
Semester ini berjalan seperti air, tidak terasa rupanya tinggal 6 minggu lagi kuliah aktif. Ini semester terakhir buat kami anak-anak tingkat III. Kalo diperhatikan dari postingannya, blog ini sepertinya sudah tidak diurusi lagi. Sebetulnya bukannya ga mau ngurusin, cuma kita lagi sibuk (ato sok sibuk?)
Sekarang kita lagi nyusun Tugas Akhir Diploma III. Beda dengan tahun-tahun sebelumnya, penyusunan tugas akhir tahun ini seiring dengan berjalannya proses kuliah semester 6. Jadi kita harus berbagi pikiran antara Tugas Akhir (TA) dengan beberapa mata kuliah lainnya. Trus, mata kuliah semester ini tidak ada lagi mengenai skill programming, otomatis semuanya butuh pemahaman dan analisis. Hufffffff, capek banget ni.. (niruin cara ngomong si tiwi
)
Setiap harinya kita ada jadwal untuk TA. Topik TA kita adalah perbandingan Framework Struts dan Spring MVC. Kita ada di kelompok IS-03, IS itu kode untuk anak jurusan Sistem Informasi (Information System – IS). Kita sekelompok cuma bertiga, aku, fernando sama josua, dengan pembimbing Mr. Gandhi.
Well, kembali ke topik yaitu Perbandingan Framework Struts dan Spring MVC. Struts dan Spring MVC adalah framework Java yang digunakan untuk membangun aplikasi web dan kedua framework tersebut sama-sama mengimplementasikan konsep MVC (Model-View-Controller). Kenapa kita milih topik ini? Topik ini adalah ide dari Pak Gandhi, tx to you Sir. Pada semester 5 kemarin kita sudah belajar mengenai Struts, tapi masih blank tentang Spring.
Struts dibangun oleh Craig McClanahan pada Mei 2000. Kemudian Struts didonasikan kepada Apache Software Foundation, sehingga dulunya Struts pernah menjadi bagian dari proyek Apache Jakarta. Tapi sekarang tidak lagi, Struts kini telah menjadi top level project.
Sementara Spring dibangun oleh Rod Jhonson. Awalnya Rod Jhonson adalah pengguna framework Struts. Namun karena Struts hanya dapat digunakan untuk aplikasi web, maka Rod Jhonson berencana membuat framework yang dapat digunakan baik untuk membangun aplikasi web maupun desktop aplication. Ide tersebut muncul pada tahun 2000, namun rilis pertama Spring adalah pada April 2004.
Untuk membandingkan sesuatu, tentunya harus ada kesamaan dulu. Struts adalah framework khusus untuk aplikasi web, sementara Spring dapat digunakan untuk aplikasi desktop maupun aplikasi web. Maka kita membandingkan Struts dengan modul Spring yang digunakan untuk web. Modul yang dimaksud tersebut dinamai dengan Spring MVC.
Fokus yang kita lakukan di kajian TA ini adalah perbandingan metodologi pengembangan aplikasi web dengan menggunakan masing-masing framework. Metodologo yang dimaksud yaitu, proses yang kita lalui dalam membangun sebuah aplikasi web, mulai dari fitur-2 tambahan yang kita gunakan maupun komponen-komponen utama yang disediakan oleh masing-masing framework.
Yang menjadi kriteria perbandingan yaitu, flow of control, session, validasi, Tiles, dan konfigurasi. Flow of control yang kita maksud yaitu mulai dari mapping dan komunikasi antar object MVC (yaitu Model, View, dan Controller). Untuk validasi, kita akan membandingkan baik validasi manual maupun validasi secara otomatis. Dan untuk konfigurasi, kita akan bahas untuk setiap proses atau step.
Kajian ini disertai dengan pembangun aplikasi bookstore atau penjualan buku. Spesifikasi aplikasi yaitu disediakan user untuk aplikasi yaitu admin dan buyer. User admin memiliki priveleges untuk menambah, mengedit dan menghapus data buku. Semetara untuk user buyer, diberikan keleluasaan untuk melihat list buku, detail buku, add to chart (list belanja), view chart dan checkout. Namun proses checkoutnya kita tidak tangani sampe ke pembayaran, asumsi kita setelah checkout semua proses selanjutnya berhasil.
Dan sekarang kita sudah di tahap pembangunan aplikasi, sementara deadline TA-nya tinggal 6 minggu lagi. Sibuk x rasanya, belum lagi ada tugas membuat paper ERP mengenai permbangunan aplikasi untuk sektor pendidikan dengan ERP dan dikumpul Kamis depan. Tugas paper KoMas (Komputer dan Masyarakat) semalam sudah dikumpul, dan presentasinya minggu depan. Ada juga proyek EBA (E-Business Application) membuat aplikasi shopping chart penjualan pakaian dan sepatu. Bedanya dengan aplikasi yang kita bangun di TA, proyek EBA ini juga menangani proses pembayaran ke bank dengan menggunakan credit card. Proyek ini dikumpul 4 minggu lagi.
Wadoh, sibuk x kan. Artikel untuk ERP belum ketemu, persiapan presentasi KoMas belum ada, Selasa depan ada bimbingan dengan pembimbing TA sementara Dokumen TA-nya masih berabeh, Project EBA juga belum jelas web service-nya untuk menangani pembayaran.
Yang mana ni yang lebih diprioritaskan? KoMas – 2 SKS, ERP – 3 SKS, EBA – 4 SKS, TA – 5 SKS. Harusnya prioritas TA lebih besar ya? Tapi kalo KoMas ga lulus, sama aja harus ngulang di semester berikutnya, dan rencana make toga tahun ini bakalan sirna
arrggggggggggggggggggggggggggggggggg………………………………………………………………………..



sukseslah bro..
btw, ad info tntang alumni2 skolah (SMK Negeri 1 Balige)?
beuh…masalah kita sama
saya kesulitan nyari jurnal